Goa SageaMendekati pintu GoaNampang setelah dorong KetingtingPermukaan Sungai dangkal, perahu harus didorong

Di Dalam Goa Sagea, Halmahera Tengah-Maluku Utara

Di Dalam Goa Sagea, Halmahera Tengah-Maluku Utara

IMG_6604IMG_6595IMG_6594Perjalanan ini berlangsung pada pertengahan Maret 2011 dua tahun yang lalu.

Dari Camp ke perkampungan Sagea menempuh perjalanan sekitar 30 menit, dan dilanjutkan dengan “ketingting (perahu kecil). Sampai diperkampungan perjalanan dilanjutkan melalui sungai. Waktu perjalanan melalui sungai yang paling tepat adalah pagi hari, karena permukaan sungai masih tinggi. Kedalaman sungai tidak merata, yang berbahaya jika baling baling perahu kandas kena batu, maka bisa celaka (kemalaman di hutan perawan).
Semakin dalam menyusuri sungai, semakin lebat hutannya dan masih murni (tidak ada yang merambah). Lebar sungai juga makin menyempit dan kedalaman tidak merata dan lebih dangkal dibandingkan dengan hilir sungai.
Hutan di kiri dan kanan juga semakin lebat. Persaan juga semakin mencekam, karena kalau terjadi apa-apa tidak akan ada yang menolong, kecuali upaya kita sendiri. Maka perjalanan sangat hati-hati, untungnya kita bisa melihat pemandangan pedalaman sungai yang tidak pernah kita lihat, juga terlihat sepasang burung Rangkok terbang dekat perahu, dimana kepakan sayapnya jelas terdengar.
Alur sungai ada yang sangat krusial, dimana permukaan airnya dangkal, dan kita terpaksa turun untuk ikut membantu mendorong perahu.
Oh iya sewa ketingting 400 ribu setelah negosiasi tentunya, dengan ABK 2 orang, satu orang mengendalikan di depan, satu orang juru mesin & kemudi.

Setelah berjuang sekita satu jam, maka sampailah ke dalam Goa Sagea.
Menurut cerita kedalam Goa ini belum ada yang sampek keujung Goa karena panjangnya. Sudah ada beberapa ekspedisi dari Luar Negeri (Perancis) mereka balik sebelum sampai ke ujung Goa.
Lega rasanya nyampek di Goa setelah berjuang mengalahkan kekhawatiran, maklum hutannya lebat banget dan jauh dari perkampungan terdekat.
Perjalanan Pulang relatif gampang karena hanya mengikuti aliran sungai ke hilir (Laut).
Kita bisa lebih santai menikmati pemandangan kiri dan kanan hutan, melihat Flora dan Fauna, melihat aneka satwa burung dan keindahan aliran sungai.
Menjelang Maghrib kita sampai diperkampungan Sagea dengan selamat, dan dilanjutkan dengan mobil LV 4 while drive ke Site/Camp.

Thanks God.
IMG_6597

Advertisements