IMG_6974

Terimakasih kepada semua saudara, kerabat atas perhatiannya dihari lahir saya. Saya terus terang terharu dan gembira membacanya.
Saya juga berterimakasih kepada Ibu saya tercinta yang 53 tahun lalu telah melahirkan saya dengan susah payah. Tahun 1961 belum ada dokter yang canggih ditempat saya lahir (Banjarbaru-Kal Sel), jadi kami dibantu sorang Bidan. Ibu saya mempertaruhkan hidup dan matinya untuk melahirkan kami berdua. Semoga Allah membuang segala kejelekannya dan menghisab kebaikannya, Aamiin YRA.

Usia saya bertambah, tapi kenyataannya sisa umur saya di dunia semakin berkurang. Semoga sisa umur yang tersisa ini bisa saya pakai tiap detiknya untuk berbuat baik untuk kedua orang tua saya, Istri, anak-anak saya, keluarga handai taulan, dan sesam muslim pada umumnya, dan Bertaqwa kepada Allah s.w.t

Kesedihan, kesempitan, dan mendapat perkataan yang tidak mengenakkan pasti ada, jika kita sadar akan makna hidup kita yakni agar digolongkan orang Bertaqwa oleh Allah s.w.t maka semua itu tidak berarti apa-apa. Yang utama adalah Selama kita masih diberi kemampuan untuk menjalankan Ibadah kepada Allah s.w.t menjalankan ajarannya dan menjauhi larangannya agar dimasukkan menjadi insan yang Bertaqwa itu yang utama.

Hidup adalah perjuangan yang panjang, orang hidup perlu bekal Ilmu pengetahuan, dan bekal aml soleh untuk bekal setelah mati. Harta tidak menemani kita dialam kubur, keluarga, sanak keluarga dan teman hanya mengantar sampaik pekuburan, tapi amal soleh yakni amal jariah, ilmu bermanfaat dan doa anak yang soleh adalah kekal yang kita bawa dialam kubur. Tentu yang terakhir saya harapkan dari anak-anak saya.

Tentu masih banyak kekurangan dan khilaf, kita hanya manusia biasa, untuk itu mohon dibukakan pintu maaf. Semoga ikhtiar kita agar dimasukkan menjadi orang yang Bertaqwa untuk mendapatkan SyurgaNya dengan bantuan Saffat dari Rasulullah Muhammad s.a.w, Allah s.w.t memperkenankanNya…..Aamiin…Aamiin…Ya Robal Alamin.

Wal tandhur nafsun ma qaddamat li ghad, “Perhatikan masa lampaumu untuk hari esokmu” (QS al Hasyr [59] : 18 )

Jakarta, Senin 29 September 2014

Advertisements